Sepertinya, asyik juga mempunyai hati yang indah, karena hati yang indah pasti sangat runcing menemukan kesalahan dan kebaikan, sehingga mudah dan senang istighfar memohon ampun saat melakukan kekhilafan dan segera bersyukur ketika Allah memberinya kenikmatan. berikut nasihat kembali untuk memperindah hati- AA Gym
Pengantar : Q.S Asy Syuro ( 91 ) : 9-10
Kata keindahan selalu dirindukan oleh setiap orang. Banyak yang menganggap bahwa keindahan adalah pangkal dari segala puji dan harga. Hingga tidak heran apabila ada orang pergi beribu- ribu km untuk mendapatkan keindahan, mengeluarkan banyak uang untuk memperoleh tubuh yang indah dengan berbagao macam fithness, dlsb. Tetapi banyak juga orang yang memiliki keindahan, rumah mewah dlsb, tetapi yang datang justeru kehinaan, cibiran/ makian, tidak pernah tenteram, ternyata keindahan yang dipunya hanya dzahirnya saja, batinnya busuk. Padahal jika kita piker atau mujahadah, sesederhana kita, serendah apapun kedudukan kita kita dapat menjadi orang yang bermutu, berharga dan terpuji, karena kunci kecantikan dan keindahan adalah jika seseorang merawat serta memperhatikan kecantikan, keindahan hati. INI PANGKAL KEMULIAAN YANG SEBENARNYA.
Sabda Rasul H.R Bukhari – Muslim
“ Ingatlah dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Jika baik, maka baik seluruh tubuh, jika busuk, rusak, rusak pula seluruh tubuh. Segumpal daging itu adalah kalbu “
Boleh saja kita memakai sesuatu yang indah-indah, tetapi jangan sampai kita teledor menjaga dan memperindah hati karena itulah keindahan sebenarnya. Lihat !!!!!!! wanita malam, begitu molek, mungkin juga cantik tetapi seperti itu. Keindahan itu selalu diberikan Allah kepada hamba-Nya, hingga jangan heran orang-orang durjana memiliki harta yang banyak, tetapi sebaliknya dengan kita dalam hal lahirnya, batinnya semoga tidak, tetapi apabila batin juga busuk ……. Naudzubillah !!! Orang akan mampu merasakan indah lezat hidup ini jika ia selalu memelihara dan merawat keindahan, kesucian hatinya.
Imam Al ghozali mengelompokkan hati manjadi 3 :
1. Qolbun shohih ( sehat )
2. Qolbun maridh ( sakit )
3. Qolbun mayyit ( mati )
Hati yang sehat ibarat tubuh yang sehat sehingga dapat digunakan secara optimal, maka segala perbuatannya telah mengalami segala perhitungan yang matang dan jitu berdasarkan hati nurani yang bersih. Orang yang beruntung karena hati yang bersih adalah orang yang dapat mengenal Allah Azza wa jalla dengan baik. Sehingga tidak sombong kerena ada yang lebih berhak, tetapi akan tersungkur sujud karena mengaharap ampunannya. Semua yang ada padanya berupa harta, akan digunakan untuk kepentingan Allah karena jika tidak Allah pun sangat mudah mengambilnya dari kita. Allah dapat mengambil dimana orang itu tidak ada mnanfaatnya. Semakin bersih hati akan semakin bersyukur yang jauh dari sikap ujub/ takabur dan yakin apa yang dimilikinya hanyalah titipan dari Allah belaka. Persis seperti kata Nabi Sulaiman AS diberi anugerah Allah dengan berbagai kelebihan ia berkata seperti pada surat AN NAML ( 27 ): 40
Suatu saat Allah akan menimpakan ujian dan bala, bagi yang bersih hati ujian akan terasa ni`mat seperti orang yang lapar rindu akan makanan bahkan ujian itu akan membuatnya lkebih bermutu. Dengan persoalan maka akan tambah ilmu dan ganjaran, derajad kemuliaan, sehingga tidak pernah resah, kecewa apalagi keluh kesah…. Sangat jauh…!
Jadi, tidak usah heran terhadap orang yang berhati bersih bagaikan air berada di relung hutan yang dalam, walau badai saling menerjang tak pernah terguncang karena ia amat yakin dengan janji Allah dalam QS Al Baqarah ( 2 ) : 286
Orang yang hatinya bersih yakin behwa hujan pasti berhenti, badai pasti berlalu dan malam pasti berganti dengan siang.
Subhanallah…, orang yang berhati bersih, ni`mat tidak pernah membuatnya lalai dari syukur dan musibah tidak akan mengurangi keyakinan akan kasih saying Allah padanya, sehiongga tergapailah sang mutiara hikmah.
Mari kita berikhtiar dengan sekuat-kuatnya untuk memperindah kalbu….
Wallahu a`lam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar