Rabu, 01 Oktober 2014

Simulasi Diri

Sahabat sekalian...

Sebenarnya bagaimana sih kepribadian kita? Dalam tingkah laku, tidak sedikit kita melakukan kesalahan yang tidak kita sengaja. Sehingga ketika kita mengaca, justru tertutup oleh pandangan kita akan kesalahan yang telah terbuat. Banyak pendapat mengatakan bahwa jika kita ingin mengetahui kepribadian yang sesungguhnya, maka tanyakan kepada orang lain tentang kita. tentu orang lain tersebut sudah mengenal kita.

Sahabat sekalian...
Ialah sahabat yang selalu mengkoreksi dan memberitahukan sifat-sifat buruk kita untuk kita rubah atau kita jauhi. Demikian sebaliknya bukanlah sahabat yang selalu mendukung tingkah laku kita apapun aktivitas kita tanpa memberikan pertimbangan baik dan buruk. Sehingga pandai-pandailah kita mencari sabahat atau teman terbaik dalam pergaulan. Tidak sedikit saudara-saudara kita tergelincir ke lembah kehancuran karena pertemanan.

Sahabat sekalian...
Beberapa waktu lalu saya buka-buka file lama dan menemukan file untuk mengetahui sedekat apa kita dengan ajaran agama kita (Islam). Meskipun tidak secara keseluruan file tersebut menggambarkan tentang diri kita seutuhnya, tetapi sedikitnya ada gambaran kepada kita sehingga jika kita melakukan pencerminan kepada diri kita dan dibenarkan oleh hati jika merupakan nilai positif tentu harus kita kembangkan, sedangkan jika merupakan nilai negatif tentu dengan sekuat tenaga kita harus hindarkan. Karena itu saya mengucapkan terimakasih kepada yang telah bersusah payah membuat simulasi ini dan semoga memberi manfaat bagi sahabat sekalian.

Berikut simulasi diri yang bisa sahabat unduh secara gratis....


Senin, 22 September 2014

Tepuk Istiqamah

Sahabat, berikut kami sampaikan tepuk istiqamah. Sama halnya dengan fungsi tepuk ini kepada adik-adik kita yang masih imut, yaitu dalam rangka menyegarkan konsentrasi dan minat kepeda mereka supaya pesan yang ingin kita sampaikan kepada mereka bisa diterima dengan beik. tentu ketika memutuskan untuk memakai tepuk apapun kita harus faham kondisi serta situasi yang mendukungnya. berikut tepuk istiqaamah.


Tepuk Istiqamah

Xxx aku xxx anak Islam xxx
selalu bangga xxx dengan Islam xxx
istiqamah xxx
dalam Islam xxx jadi santri xxx
tetap islam xxx jadi ustadz xxx
tetap Islam xxx jadi menteri xxx
tetap islam xxx jadi presiden xxx
tetap islam xxxjadi petinju xxx
tetap islam xxx jadi pedagang xxx
tetap islam xxx jadi buruh xxx
tetap islam xxx tukang becak xxx
tetap islam xxx kala sehat xxx
tetap islam xxx kala sakit xxx
tetap islam xxx
kala suka xxx tetap islam xxx
kala duka xxx tetap islam xxx
dimanapun xxx tetap islam xxx

sampai mati xxx tetap islam dst

Tepuk Masuk Syurga

Sahabat sekalian, khususnya pengelola pengajian anak-anak, berikut saya kemukakan tepuk masuk surga untuk lebih menghidupkan suasana ketika kita semua menghadapi adik-adik kita saat berada dalam forum pengajian. karena dengan tepuk, adik-adik kita bisa bermain dan menyegarkan kembali konsentrasi dan minat mereka pada kajian yanng ingin kita sampaikan. semoga bermanfaat. berikut tepuk masuk surga>

Tepuk Masuk Syurga

xxx  bila kita  xxx  ingin syurga  xxx
berimanlah  xxx  beramallah  xxx 
berakhlaq  xxx  karimah  xxx 
rajin sholat   xxx  oke  xxx 
yang nggak sholat  xxx  no way  xxx 
yang ngaji  xxx  oke  xxx 
yang ndak ngaji  xxx   no way  xxx 
yang bandel  xxx  no way  xxx 
suka bohong  xxx  no way  xxx 

suka infaq  xxx  oke  dst

Tepuk Diam

Sahabat, bagi pengelola lembaga pengajian anak baik TPA maupun TPQ (Taman Pendidikan Al Qur`an), terkadang adik-adik kita ribut sendiri maupun mainan dengan kawan-kawannya dengan tidak terkendali. Tepuk diam bisa dijadikan sebagai senjata untuk menenangkan adik-adik kita tersebut. tetapi sebelumnya sudah diajarkan biar mereka langsung konak ketika tepuk diam diperintahkan....
berikut tepuk diam :

Tepuk Diaaam


Xxx  Bila aku  xxx  sudah tepuk  xxx  maka aku  xxx harus diam...diaamm

Tepuk Tenang

Bagi sahabat yang mengelola pengajian anak-anak, tidak jarang adik-adik kita ribut, tidak tenang dan terkadang tidak bisa dikendalikan. Para sahabat bisa mengalihkan pandangan mereka dengan suara lantang untuk melakukan tepuk tenang, dengan harapan adik-adik ita bisa dengan segera melakukan gerakan yang diajarkan dalam tepuk diam tersebut. berikut tepuk diam.

Tepuk Diaaam....
xxx  Bila kita  xxx  sedang ngaji  xxx  maka kita  xxx  harus tenang  1 2 3 4  (lalu diam)

Tepuk Suka Hati

Adik-adik ku, siapa diantara kalian yag hari ini sedang bersedih....?  kenapa bersedih...? sekarang coba tatap pandangan kalian ke depan.... cobalah untuk tersenyum... masihkah merasa bersedih.... 

sekarang angkat tangan kalian tinggi-tinggi mulailah ceria, pekikkan suara takbir.... ALLAAHU AKBAR.... mari kita Tepuk Suka Hati.....

Kalau kau suka hati tepuk tangan  xxx
Kalau kau suka hati tepuk tangan  xxx
Kalau kau suka hati mari kita lakukan 
Kalau kau suka hati tepuk tangan  xxx

Kalau kau suka ngaji tepuk tangan  xxx
Kalau kau suka ngaji tepuk tangan  xxx
Kalau kau suka ngaji mari kita lakukan
Kalau kau suka ngaji tepuk tangan  xxx

Siapa nama Tuhanmu Yang Esa  (Allah)
Siapa nama Tuhanmu Yang Esa  (Allah)
Tuhan yang tak beranak dan tak diperanakkan
Siapa nama Tuhanmu Yang Esa  (Allah)

Siapa nama nabimu yang agung  (Muhammad)
Siapa nama nabimu yang agung  (Muhammad)
Rasul yang rendah hati jujur dan bijaksana
Siapa nama nabimu yang agung  (Muhammad)

Inginkah kau jadi anak yang sholeh  (ingin)
Inginkah kau jadi anak yang sholeh  (ingin)
Selalu rajin mengaji hormati orang tua
Inginkah kau jadi anak yang sholeh  (ingin)

Inginkah kau jadi anak yang bandel  (tidak)
Inginkah kau jadi anak yang bandel  (tidak)
Tidak mau mengaji dan selalu mengeyel
Itulah yang menjadi anak bandel  (ndak mau)

Inginkah kau jadi penduduk syurga  (ingin)
Inginkah kau jadi penduduk syurga  (ingin)
Selalu rajin sholat dan selalu ibadah
Inginkah kau jadi penduduk syurga  (ingin)

Maukah kau jadi penghuni neraka  (tidak)
Maukah kau jadi penghuni neraka  (tidak)
Dia yang tidak sholat dan tak mau beramal
Itulah yang jadi penghuni neraka  (hiiiii...)

Siapakah yang dirumah selalu ngaji  (saya)
Siapakah yang dirumah selalu sholat  (saya)
Menjadi rendah hati, pintar dan pasti cerdas
Siapa yang dirumah selalu ngaji  (saya)
Siapa yang dirumah selalu sholat  (saya)
Siapa yang dirumah selalu nyapu  (saya)
Siapa yang dirumah selalu mencuci  (saya)
Siapa yang di rumah selalu .....


Wahai Da`i

Allahu Akbar seruan mereka
Kawanan kuda-kuda perang kemudi mereka
Hamparan kemah-kemah tempat tinggalnya
Menaburkan da`wah idamannya
Jihad fi sabilillah jalan hidupnya
Pupus demi meninggikan kalimat Allah
Adalah cita-cita terluhur mereka
Cita dan tekad mereka terus menerjang

Ke setiap lereng-lereng pegunungan
Terbang jauh di medan peperangan
Mereka adalah jamaah yang tak bertempat kediaman
Selain hanya berdiam
Di antara debu dan gerombolan kuda-kuda perang

Gema seruan kita melesat
Ke bilik-bilik gereja di Inggris Raya
Sebelum skuadron membebaskan perkotaan
Gurun-gurun Afrika tak berdaya
Melupakan sujud kita
Walau bumi memuntahkan semburan api
Kita sodorkan dada kita
Untuk menerjang sabetan pedang
Tak gentar pada hari
Yang penuh kelaliman dan angkara murka
Bayangan pedang laksana teduhan taman
Yang hijau lagi asri
Yang menumbuhkan bebungaan di sekitarnya

Hakikat (kebenaran) merupakan barang orang mu`min yang hilang. Dimanapun mereka menemukan kebenaran itu, mereka mengambilnya dengan keteguhan hati
Sungguh para raja memimpin bawahannya
Sedang ulama memimpin para raja

Ali bin Abi Thalib
Sungguh keutamaan hanya untuk ahli ilmu
Dialah penunjuk jalan
Bagi orang yang mencari titian hidayah
Prestise seseorang ditentukan oleh kebaikannya
Dan manusia pandir
Adalah musuh bagi ahli ilmu
Raihlah kemenangan dengan ilmu
Jangan kau cari pengganti
Sementara orang lain pupus
Ahli ilmu hidup terus

Sabtu, 20 September 2014

Menghidupkan Hati Nurani

Hati nurani yang hidup tentu akan membawa pemiliknya mampu menyusuri jalan hidup yang gulita tidak ada cahaya sedikitpun, sehingga pemiliknya tidak terjerumus dalam jurang nista dan bencana kehidupan lainnya. Yuk kita hidupkan hati kita dengan nasihat-nasihat agama yang membangun ketenangan kati kita sehingga kita tidak takut dengan keadaan dunia. Menghidupkan hati nurani-AA Gym

Pengantar : Q.S Al Hajj ( 22 : 34-35 )

Keuntungan manusia dari pada hewan : berakal terutama hati nurani sehingga berkesempatan untuk berma`rifat mengenal Allah. Hati yang berfungsi akan mudah berma`rifat diri dan Allah dan inilah kekayaan termahal.

Orang yang tidak sungguh-sungguh menata hati akan jahil daan bodoh. Sukar ma`rifat diri, apalagi ma`rifat kepada Allah. Padahal Allah memberi kita tubuh yang indah dan disempurnakan kejadiannya, apakah kita akan durhaka menyalahi hukumnya dengan miras, pil , dsb.bahkan mendua atau menigakannya hingga cinta dunia. Sehingga kalkulasinya dengan dunia, menghargai orang karena jabatan, kekayaan dan merasa hebat jika p[unya dunia. Jika lenyap  dunia akan lenyap pula martabatnya. Kemana…. Perginya….?! Ingat hati pusat kesejukkan dan keindahan.

Hati nurani ibarat ibu yang suci…. Bagaimanakah ia,,,?
Saat mengandung : berat melangkah, sakit tetapi tidak berlaku aniaya terhadap sang jabang bayi
Saat melahirkan : tubuh luka, darah bersimbah dan tatkala bayi lahir kedunia, subhanallah tersenyum bahagia. 
Bayi tumbuh, setiap malam menangis, ia mengganti popok yang basah dann terk\ena ee` tetapi tidak membuat berlaku kasar pada anaknya.

Ketika bayi mulai berjalan ia tetap mengawasi. Kalau –kalau, apalagi saat remaja dan dewasa tumbuh kenakalannya  saat bayi menjadi beban, dewasa menyusahkan. Mengapa orang tua bisa tahan terhadap anaknya karena ia punya hati nurani yang terpancar hingga beban lakasana permmata. Berbahagialah orang yang seperti inikarena akan dekat denga pertolongan Allah dan jauh dari murkanya. Allah menciptakan unsur dunia dari tanah. Jasad kita bila dilindungi olah tanah tetapi hati tidak bisa diobati dengan tanah tetapi dzikrullah.

Q.S  Ar-Rad ( 13 ) jangan dunia yang dipakai akhiratnya nol. Paling tidak seimbang lebih-lebih akhiraty dilebihkan. Salah merawat hati hanya ingin dunia, ia alakan stess, cemas dan takut.

Cara termudah hati bercahaya kenali diri Allah. Ia akan mudah mengembaklikan hati bercahaya. Manusia kamu ingin jadi Abdullah atau abdushyaithon….! 

Wallahu a`lam.

Memperindah Hati

Sepertinya, asyik juga mempunyai hati yang indah, karena hati yang indah pasti sangat runcing menemukan kesalahan dan kebaikan, sehingga mudah dan senang istighfar memohon ampun saat melakukan kekhilafan dan segera bersyukur ketika Allah memberinya kenikmatan. berikut nasihat kembali untuk memperindah hati- AA Gym

Pengantar : Q.S Asy Syuro ( 91 ) : 9-10

Kata keindahan selalu dirindukan oleh setiap orang. Banyak yang menganggap bahwa keindahan adalah pangkal dari segala puji dan harga. Hingga tidak heran apabila ada orang pergi beribu- ribu km untuk mendapatkan keindahan, mengeluarkan banyak uang untuk memperoleh tubuh yang indah dengan berbagao macam fithness, dlsb. Tetapi banyak juga orang yang memiliki keindahan, rumah mewah dlsb, tetapi yang datang justeru kehinaan, cibiran/ makian, tidak pernah tenteram, ternyata keindahan yang dipunya hanya dzahirnya saja, batinnya busuk. Padahal jika kita piker atau mujahadah, sesederhana kita, serendah apapun kedudukan kita kita dapat menjadi orang yang bermutu, berharga dan terpuji, karena kunci kecantikan dan keindahan adalah jika seseorang merawat serta memperhatikan kecantikan, keindahan hati. INI PANGKAL KEMULIAAN YANG SEBENARNYA.

Sabda Rasul H.R Bukhari – Muslim
“ Ingatlah dalam tubuh manusia ada segumpal daging. Jika baik, maka baik seluruh tubuh, jika busuk, rusak, rusak pula seluruh tubuh. Segumpal daging itu adalah kalbu “

Boleh saja kita memakai sesuatu yang indah-indah, tetapi jangan sampai kita teledor menjaga dan memperindah hati karena itulah keindahan sebenarnya. Lihat !!!!!!! wanita malam, begitu molek, mungkin juga cantik tetapi seperti itu. Keindahan itu selalu diberikan Allah kepada hamba-Nya, hingga jangan heran orang-orang durjana memiliki harta yang banyak, tetapi sebaliknya dengan kita dalam hal lahirnya, batinnya semoga tidak, tetapi apabila batin juga busuk ……. Naudzubillah !!! Orang akan mampu merasakan indah lezat hidup ini jika ia selalu memelihara dan merawat keindahan, kesucian hatinya.

Imam Al ghozali mengelompokkan hati manjadi 3 :
1. Qolbun shohih ( sehat )
2. Qolbun maridh ( sakit )
3. Qolbun mayyit ( mati )

Hati yang sehat ibarat tubuh yang sehat sehingga dapat digunakan secara optimal, maka segala perbuatannya telah mengalami segala perhitungan yang matang  dan jitu berdasarkan hati nurani yang bersih. Orang yang beruntung karena hati yang bersih adalah orang yang dapat mengenal Allah Azza wa jalla dengan baik. Sehingga tidak sombong kerena ada yang lebih berhak, tetapi akan tersungkur sujud karena mengaharap ampunannya. Semua yang ada padanya berupa harta, akan digunakan untuk kepentingan Allah karena jika tidak Allah pun sangat mudah mengambilnya dari kita. Allah dapat mengambil dimana orang itu tidak ada mnanfaatnya. Semakin bersih hati akan semakin bersyukur yang jauh dari sikap ujub/ takabur dan yakin apa yang dimilikinya  hanyalah titipan dari Allah belaka. Persis seperti kata Nabi Sulaiman AS diberi anugerah Allah dengan berbagai kelebihan ia berkata seperti pada surat AN NAML ( 27 ): 40

Suatu saat Allah akan menimpakan ujian dan bala, bagi yang bersih hati ujian akan terasa ni`mat seperti orang yang lapar rindu akan makanan bahkan ujian itu akan membuatnya lkebih bermutu. Dengan persoalan maka akan tambah ilmu dan ganjaran, derajad kemuliaan, sehingga tidak pernah resah, kecewa apalagi keluh kesah…. Sangat jauh…!

Jadi, tidak usah heran terhadap orang yang berhati bersih bagaikan air berada di relung hutan yang dalam, walau badai saling menerjang tak pernah terguncang karena ia amat yakin dengan janji Allah dalam QS Al Baqarah ( 2 ) : 286

Orang yang hatinya bersih yakin behwa hujan pasti berhenti, badai pasti berlalu dan malam pasti berganti dengan siang.

Subhanallah…, orang yang berhati bersih, ni`mat tidak pernah membuatnya lalai dari syukur dan musibah tidak akan mengurangi keyakinan akan kasih saying Allah padanya, sehiongga tergapailah sang mutiara hikmah.

Mari kita berikhtiar dengan sekuat-kuatnya untuk memperindah kalbu….

Wallahu a`lam

Ikhtiar Merawat Hati

* SELALU MENATA HATI
Pengantar : Q.S Al Isro` ( 17 ) : 36

Betapa indahnya apabila kita memiliki hati yang senantiasa tertata, terpelihara dan terawat sebaik-baiknya, seperti taman yang diatur dan dirawat dengan penuh kesabaran dan ketelatenan. Pengelompokan warna sangat serasi, rerumputan liar selalu disiangi, hama dan parasit selalu dimusnahkan dan pepohonan dijaga jangan sampai ada daun yang kering dan patah. Bunga-bunga bertebaran sangat menawan.  Harum semerbak ke seantero taman, yang menciuym baunya pun bukan saja yang punya tetapi juga orang lain akan menciumnya dan alangkah indah dan mengesankan.

Begitu pula orang yang memiliki hati yang tertata, akan lapang, damai, tenteram, hal ini akan tersirat dalam gerak-geriknya, perilakunya, tutur katanya, sunggingan senyumnya, tatapan matanya, air mukanya bahkan diamnya sekalipun. Tidak pernah bermuram durja/ gundah gulana, karena hatinya terpaut dengan Dzat yang Maha Memberi Ketenteraman. Allah Azza Wa Jalla. Ia yakinsegala sesuatu pasti berhikmah, apapun wujudnya, kalaupun sampai pisah nyawa dari badan tidak masalah. Allah puncak tujuan.

Kebalikan hati yang buruk laksana WC yang kumuh tidak terawat, dimana lantainya penuh kotoran. Lubang wc berbelepotan kotoran, gayungnya bocor. Orang yang memilikinya akan gelisah, apalagi orang lain apalagi orang lain yang masuk pasti jika keluar akan menutup hidung, kalaupun masukpun juga akan menutup hidung dan menghindar pandangan sejauh-jauhnya karena tidak ada pilihan lain.

Begitu keadaan hati yang busuk, didalamnya tampak resah dan gelisah hati selalu dikotori dengan buruk sangka, dendam , licik, tak mau kompromi, mudah tersinggung, tidak senang melihat orang lain gembira, ingin selalu membuka aib orang lain kepada umum, sedangkan aibnya sendiri ditutupi, dsb. Orang yang busuk akan sama / lebih hina dari yang dikeluarkan oleh perutnya.

Allah tidak pernah aniaya, segala apa yang dida[pat seorang tidak bisa tidak merupakan buah dari apa yang diusahakannya. 
Lihat Q.S An Najm ( 55 ) : 39-41

Menanam kebaikan akan beroleh hasilnya begitu pula sebaliknya
Mari mulai kita menata diri dan hati, melatih diri untuk menyingkirkan sesuatu yang menyebabkan hati menjadi lembah dosa bukan lapang pahala. Jangan sampai terjebak dalam langkah syetan.

Temukan hati yang damai dengan mendekatkan diri ke[ada Yang Maha Damai….. Allah Robbul `Izzati.

Wallahu a`lam.

Menahan Pandangan

Setiap hari kita melihat dengan mata kepala kita, berapa banyak kita bersyukur dengan nikmat diberi penglihatan oleh Dia, Allah Yang Maha Pemurah. Justeru tidak sedikit nikmat ini kita sia-siakan dengan melihat sesuatu yang telah Allah larang. Semoga Allah mengampuni kesalahan kita dan diberikan jalan yang terang-benderang dengan ilmu yang telah dilimpahkan. Satu lagi nasihat bagi kita sekalian untuk menahan pandangan- AA Gym.

*) Al Isro` ( 17 ) : 36

Allah Ghofururrokhim, akan mengampuni hambanya yang berbuat dosa asal tidak menyekutukannya.

Syekh Ibnu Atho`ilah dalam kjitab Al Hikam :
“ Jika terlanjur berbuat dosa, jangan sampai patah hati untuk istiqomah kepada Tuhanmu, kemungkinan itu dosa terakhir yang ditaqdirkan bagimu “

Hati yang busuk karena noktah-naktah dosa yang bertamnbah, amal kurang terpelihara, tetapi masih ada peluang sembuh asal istiqomah mengubahnya. 4 virus pembuat busuk hati salah satunya adalah tidak kuasa menahan pandangan,maka hati akan kotor. Umar bin Khotb berkata “ lebih baik aku berjalan dibelakang singa dari pada di belakang wanita “. Jika hati keras, manis dan indahnya iman tidak terasa dan akan hilang.

Pandangan yang dimaksud bukan saja hanya untuk lawan jenis tetapi juga memandang dunia yang tidak dimilikinya seperti rumah mewah, mobil bagus, uang banyak, dll. Jadi kuncihati bening adalah : TUNDUKKAN PANDANGAN .

Melihat lawan jenis bukan mahrom : Tunduk ! 

Melihat dunia jangan ke atas, akan capek jadinya, karena rizki yang dikaruniakan Allah tidak akan kemana-mana, lebih baik tengok ke bawah yang lebih fakir. Semakin tunduk ke bawah, Subhanallah syukur akan bertambah !

Kalau ingin pandang ke atas, pandang yang maha atas sekaligus ++> Allahu akbar, Penguasa jagad, Maha kaya tak pernah habis walau kita minta sampai akhir hayat.

Buya Hamka berkata :
“ Mengapa manusia bersikap bodoh ? tidakkah kau tatap langit-langit yang biru dengan awan bergerak dan berarak seputih kapoas, atau turuni lembah hingga beroleh air bening, atau bangun dimalam hari, melihat bintang-bintang bertaburan di langit biru yang tak pernah membosankan, atau mendengarkan suara jangkerik/ katak bersahutan. Sekiranya orang gemar memandang keindahan, mendengar keindahan, niscaya hatinya akan terbebas dari perbuatan keji karena sesungguhnya keji itu buruk sedang buruk itu tidak pernah bersatu dengan indah “

Berbahagialah orang yang senang melihat kebaikan orang lain sehingga melihat orang berperilaku buruk ia akan segera mafhum bahwa manusia bukan maliikat, dibalik kekurangan pastilah ada kelebihan dan kebaikan. Mendengar kata buruk ia akan mafhum , memang sekarang ia berkata buruk, besok Insya Allah baik. Orang yang senang mendengarkan kata-kata baik akan tumbuh kasih saying.

Jalaluddin Rumi berkata :
“ Orang yang begitu senang dan ni`mat melihat/ menyebut-nyebut kebaikan orang lain ia bagaikan hidup di taman-tamanyang indah disini anggrek, disana melati. Jika gemar melihat aib/ kejelekan orang lain, pikirannya diselimuti aneka keburukan,  hatinya  dikepung prasangka-prasangka buruk. Kemana mata memandang  yang tampak adalah ular, kalajengking, duri, tidak pernah terni`mati indahnya hidup”

Sungguh berbahagialah orang yang pandai memelihara pandangan karena ia akan dapat merasakan ni`matnya kebeningan hati. ALLAH AZZA WA JALLA : Dzat Maha Pembolak-balik hati hamba-Nya, sama sekali tidak sulit bagi-Nya untuk  menolong siapapun yang MERINDUKAN HATI YANG BERSIH DAN BENING SEKIRANYA IA BERIKHTIAR SUNGGUH-SUNGGUH .

WALLAHU A`LAM.

Menjaga Lisan

Setiap hari kita berkata-kata dengan lisan kita, tapi pernahkah kita menghitung berapa kata yang telah kita torehkan dalam sejarah kehidupan kita, dan dari kata-kata tersebut berapa yang menjadikan manfaat bagi kita, sekeliling kita dan semua makhluq. Sebuah nasihat kembali bagi kita sekalian tentang menjaga lisan- dari AA Gym.

HR  Tirmidzi
“ setiap ucapan bani Adam itu membahayakan dirinya ( tidak memberi manfaat ), kecuali kata-kata berupa amar ma`ruf nahyi mungkar ( memerintahkan kebaikan, melarang yang mungkar ) dan dzikrullah Azza wa Jalla ( mengingat Allah wa Jalla ) “  
*  Asy syuro ( 126 )  : 88-89

hati yang kasat dan kotor tidak pernah singgah nur iman yang hak. 
ibadah tidah pernah merasakan kekhusyukan lebih-lebih meneteskan air mata, tidak pernah terasa lezat ni`mat menghadap Allah
tidak pernah melahirkan kalimat lisan yang bernas dan bermutu

Syehk Ibnu Atho`ilah
“ Hati Ibarat Teko “
tiap kalimat yang keluar dari lisan merupakan corak hati seseorang yang mengeluarkan kata-kata jorok, kasar, menyakitkan dan sia-sia, mencerminkan hatinya yang tidak beres. Seseorang yang hatiny atidak selamat, sulit mengendalikan lisannya. Apa yang ada di depan matanya membuat lidahnya gatal untuk berkomentar ( tidak memperhatiukan apakah yang diomongkan ini baik atau tidak, manfaat atau tidak, didengarkan atau tidak, sia-sia atau tidak ).

Hingga tidak jarang lisan akan tergelincir pada perbuatan ghibah, gemar menyisik kekurangan dan aib orang lain. Jika perkataan itu didengar oleh yang dinilainya maka akan menganiaya/ menyakitkan perasaan, bahkan menjadi FITNAH karena pandangan menegenai baik/ buruk seseorang  terbatas

Perkataan yang hampa dan tidak bermutu berasal dari hati yang tidak ikhlas. Hal ini terjadi baik dari sahabat, guru, atasan bahkan mubaligh atau ulama. Jika anak yang dinasihati orang tuanya masih bendel mungkin orang tuanya tidak ikhlas yang berkata adalah  amarah dan nafs-nya saja.

Kata-kata yang dapat menghunjam pendengar adalah :
1. bukan gubahan lidah atau rekaan belaka
2. hati pengucapnya dengan tulus ( tidak ada dasar riya`, sum`ah, mencari popularitas, ujub dan takabur )
lidah tidak bertulang. Kata-kata yang terucap memeng tidak membuat tubuh terluka tetapi siapa tahu hatinya tersayat ( si pengucap akan di hari kemudian ) sehingga jangan heran hanya dengan lidah sampai terjadi perkelahian  pembunuhan

HR BUKHARI
“ BARANG SIAPA YANG MEMELIHARA APA YANG ADA DI ANTARA JANGGUT ( LISAN ) DAN ANATARA KE-2 PAHANYA ( FARJI` ) KARENA AKU, KUJAMIN IA MASUK SURGA “
HR TIRMIDZI

“ yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah 2 lubang ; mulut dan farji` “ maka “ barang siapa  yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia mengucapkan kata-kata yang baik atau diam  ( BUKHARI - MUSLIM )

Orang yang paling beruntung di dunia :
“ Fal yaqul khoiron au liyasmut  orang yang memperhitungkan kata-kata nya “
Banyak berfikir sedikit berbicara  membersihkan hati, sebalikinya akan mengeraskan hati. Hati yang selamat………….
MASYA ALLAH ( 26 : 88-89 )

WALLAHU A`LAM

Memelihara Perut

Satu lagi nasihat bagi kita sekalian tentang keinginan perut. semoga bermanfaat bagi kita sekalian....

Al Baqarah ( 2 ) : 172
Aktivitas makan dapat mendekatkan pada Allah atau syetan. Keuntungan orang yang tahu akan hakekat makan adalah :
1. terpenuhinya hak tubuhnya menjadi ladang amal
2. melunakkan hawa nafsu
tetapi bagi yang tidak , makan sebagai pemuas nafsu yang menggerogoti kalbu dan menjauhkan diri dari Allah

“ orang yang ingin memiliki hati yang sehat dan menjaga kebeningannya hati-hati dengan hidangan ( 2: 172 )Orang ingin agar makan menjadi alat bertaqarrub kepada Allah “

Fungsi makan : 
1. pemenuhan kebutuhan dzahir : mengenyangkan perut, pulihkan tenaga tubuh, mengecap keni`matan ( walau sepanjang telunjuk karena jika lewat sudah tenggorokan  hilang 
2. amal ibadah/ penghancur ibadah. 
      Untuk menjaga hati kita harus yakin kehalallannya, karena barang Kharm masuk lewat perut 40 hari amal tertolak. Jika mendaging maka haram ia masuk syurga meski berdo`a bersimbah air mata di tempat ijabah sekalipun. Padahal do`a adalah senjata mu`minin.

Perut yang dimasuki barang haram akan :
1. turunnya kualitas keimanan : tak sanggup tahadjut, tidak khusyu` sholat dan do`a tidak terkabul.
2. tumpulnya otak
Jika kita yakin akan kehalalannya kita harus hati-hati  berlebihan, karena akan mengundang akibat yang buruk menggelincirkan anggota tubuh ke lubang ma`siyat spt :
a. sulitnya mata membaca firman-firman Allah
b. tangan enggan menolong sesama, santun dan sedekah
c. mulut enggan berkata hak, kebenaran dan keadilan
d. telinga malas mendengarkan ajakan ke jalan Allah
e. kaki enggan berjalan ke majelis dzikr, membicarakan indahnya hidup dalam pelukan Ilahi, iman dan Islam
f. hati & fikiran lalai berdzikr pada Allah , NAUDZUBILLAH

H.R   Akhmad- tirmidzi
“ tidaklah seseorang mengisi wadah perutnya yang lebih baik dari padanya. Cukuplah bagi manusia beberapa suapan saja untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak mungkin hendaknya 1/3 perutnya makanan, 1/3 minuman dan 1/3 udara “

Dr. Ahmad Farish  Tazkiyatun Nafs
“ bahwa Rosulullah dan para sahabatnya sering menanggung lapar walaupun itu disebabkan tidak adanya makanan yang dapat di makan tetapi Allah memilih dan menjadikannya suatu keadaan untuk rosulnya kecuali yang paling baik dan sempurna “

H.R  Bukhori- Muslim dari Aisyah RA
“  Keluarga Muhammad tidak pernah kenyang makan roti taar tiga malam berturut-turut dalam hidupnya sampai beliau wafat “

Makan yang cukup akan membuat hati bening dan terkjendaki nafsnya
Nafs : perangkat lunak yang diberikan Robb pada manusia, jika ia tunduk pada pemiliknya, maka akan mendekatkan diri pada Robb jika sebaliknya akan dekat dengan jurang  kehancuran/ hina.

Perut akan dekat dengan nafs padahal nafs menjadi penyebab utama kasat dan mengerasnya hati. Nafs juga merypakan pangkalnya semua ma`siyat, kelalaian, tidak terpeliharanya syahwat dan lading bagi tersemainya sifat tamak.

Ibrahim bin Adham ( sufi ) berkata : CAMKAN !
“siapa yang memelihara perut dengan sebaik-baiknya berarti ia telah memelihara agamanya dengan baik, barang siapa mampu mengendalikan rasa laparnya ia akan berakhlak mulia dan tinggi, karena ma`siyat kepada Allah jauh dari orang lapar dan dekat dengan orang kenyang “

WALLAHU  A`LAM.

Memilih Pergaulan

Beberapa waktu lalu saya membuka file-file lama saya dan menemukan tulisan ini. Saya berfikir bagus juga untuk di masukkan dalam blog ini, semoga menjadi manfaat bagi kita semuanya. Sebuah ringkasan dari AA Gym.

al Mujadillah ( 58 ) : 14- 15
An Nisa ( 4 ) : 38

Allah Azza wa jalla telah tegas melarang hambanya berteman dengan syetan (4: 38) tetapi seseorang bisa tergelincir bergaul/ berteman dengan syetan dalam 2 arti yaitu  :
1. arti yang sebenarnya , dan
2. bukan sebenarnya
sebenarnya : dengan sadar dijadikan syetan sebagai pendamping dan pemberi kekuatan saat orang lain membutuhkan pertolongannya. Bergaul dengan syetan dapat pula dengan merekan yang tenggelam dalam hawa nafsunya, sibuk dengan urusan dunia semata. Mereka tidak mengetahui fungsi hidup dan rugi baik di dunia / akhirat jauh dari ni`mat Allah dan dekat dengan azab  dan murka-Nya. ( 58 : 14-15 )

Ketidak hati-hatian memilih teman akan menimbulkan akibat yang tidak sepele. Sabda Rosul : “ seseorang itu akan mengikuti perilaku sahabatnya, “. Karenanya orang harus tahu siapa yang dipergaulinya. Teman yang buruk akan menjadi virus ke-4 setelah pandangan, lisan dan perutnya dalam hal perusak hati. 

Bagai mana ciri-ciri lingkungan yang tidak mengenal Allah :
1. mengutamakan dunia  membuat kerusakan
2. menurutkan hawa nafsu
3. diliputi ketamakan, dengki terhadap yang dipunyai orang lain
4. pembicaraan berkisar pada pujian, penghargaan, pangkat, jabatan, dll

sedangkan lingkungan yang mengenal Allah akan :
1. pembicaraan mengenai dunia tidak mengotori hatinya, ketamakan hilang karena keyakinannya bahwa Allah sangat kaya dan akan mencukupi segala rizqinya
 dunia dikaji hingga hakikatnya dan hasilnya dijadikan bekaluntuk berjumpa dengan-Nya
 jika diberi dunia ia akan sibuk membicarakan bagaimana pertanggungjawabannya di hadapan Allah

2. senantiasa tawashoubil haq watawa shoubishobr
upaya saling menolong dan ingin kawan-kawannya jadi baik dan makin baik, tidak menambah berat ( meringankan ) kesulitan akan menyebabkan saling mengakrabkan

kesimpulannya :
kita harus berani berhijrah jika dilingkungan kita kotor dan penuh dengan dosa baik sesungguhnya maupun kiasan dan ingat pada pepatah :

BARANG SIAPA BERGAUL DENGAN PANDAI BESI  IKUT BAU BAKARAN/ TERBAKAR sedangakan BARANG SIAPA BERGAUL DENGAN PENJUAL MINYAK WANGI  TERCIPRATI BAU HARUM

Wallahu a`lam.

Geliat Dakwah di Era Baru - Ringkasan Buku

Allah berfirman:
“Barang siapa beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati”
Q.S Al An’am : 48

DR. Yusuf Al Qaradlawi
“Insya Allah, masa depan yang gemilang itu, kejayaan yang pernah hilang ditangan kita, akan dapat kita kembalikan lagi. Dan saya berharap, Indonesia akan menjadi pemimpin kebangkitan ini”

Selama agama ini masih ada, selama itu kita akan mempunyai sumber perlawanan yang tidak habis-habisnya. Kita mempunyai mata air yang membuat kita senantiasa melawan, karena kita mempunyai kekuatan yang dahsyat.

QS At-Taubah : 32
“Mereka bermaksud memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, sedang Allah tidak menghendaki, kecuali menyempurnakan cahaya-Nya. Sekalipun orang-orang kafir itu benci.

Allah maha Angkuh, yang dengan keangkuhannya Ia enggan memadamkan Cahaya-Nya
Mereka yang mengucap Laailaha Illallah ialah yang mengagungkan Allah, meninggikan adzan-adzan di masjid, mendirikan sholat, melawan makar kepada Allah.

Ciri Pemuda muslim yang sholeh:
1. berwajah bersih
2. bangun istighfar sebelum subuh
3. puasa senin kamis
4. membaca Al qur’an

Konstantiniyah (Istambul), Muhammad bin Murat Al Fatih (23 th) 7 abad setelah hadits disabdakan

Pemuda pendukung kebangkitan Islam:
1. bangga dengan Islam
percaya diri dan berani, yi: menjadikan islam sebagai segala sesuatu yang memberikan kita kekuatan jiwa untuk melawan segala yang lain
Salma al Farisi, ketika ditanya, anak siapakah engkau, beliau menjawab,Saya Putera Islam

2. Islam menjadi Akhlaqnya
        a. dalam berfikir
        b. dalam perilaku
        c. dalam muammalah, dll
3. Persatuan (Ukhuwah, Amal jama`I)
4. Pandai memilih pemimpin

Sabda Nabi diriwayatkan oleh Tirmidzi
“apabila pemimpin kalian adalah orang terbaik dari kalian dan orang-orang kaya diantara kalian adalah orang yang paling dermawan diantara kalian, dan urusan-urusan kalian diselesaikan dengan cara musyawarah maka ketahuilah bahwa apa yang ada di permukaan bumi jauh lebih baik daripada apa yang tersembunyi di perut bumi.

Tetapi apabila pemimpin kalian adalah orang yang paling buruk diantara kalian, orang kaya adalah orang yang paling bakhil diantarakalian dan apabila dominasi urusan kalian ada di tangan wanita, ketahuilah apa yang tersembunyi di perut bumi jauh lebih baik daripada yang ada di permukaan bumi”

Bagi seorang da'i Hari adalah Perubahan dan setiap diri kita adalah da`i.

KH  Rakhmat Abdullah
“ Bukannya seorang da’i, mereka yang mengeluh tentang sulitnya merubah kondisi masyarakat. Ia bukannya dokter, ia hanya orang yang berpakaian dokter tetapi jijik melihat luka besar yang harus diobatinya”

Agenda Da`wah :
1. Pembinaan kader
        a. iman mendalam
        b. pemahaman baik dan cermat
        c. amal kesinambungan
dengan tugas qiyadatul ummah, memimpin ummat, menerapi dan mengobati penyakit ummat
2. pemerataan da`wah ke masyarakat basis sosial akan menopang simpati, dukungan dan pengorbanan
3. Proses pencetakan dan penyebaran opini umum (Siyarah `ilal amal islami
Sadar akan konstitusi ummat, kemauan untuk memahami (tafahum al ummah al islamiyyah dan taqobbul)

Penyiapan kader :
1. kemampuan memimpin, diawali dengan komunikasi yang baik
        a. intellectual approach
Khotibunnas ‘ala qodri uqulihim, seru masyarakat sesuai kadar akal mereka
        b. Cultural approach
Khotibunnas lughotihim, dialog. 
Semisal kata quds, itu milik kita tetapi dirampok mereka
        c. social approach

Strategi da`wah di Lapangan
1. da’wah  kaderisasi/ pembinaan
yang berisi : wawasan sosial dan kafa’ah dan kemampuan untuk ihtiwa` meliput masyarakat
2. peningkatan kualitas kader
don`t become problem speaker cause become problem maker, but we have to become problem solver.

Shahabat mengikuti kemauan Qur`an:
1. Ilmu bukan untuk diketahui tetapi untuk diamalkan
2. berpisah dari jahiliyah menuju islam yang kaffah
3. sami`na wa atho`na pada qur`an , menjadi pengikut qur`an

HM Ihsan Arlansyah Tanjung
“ Menjadi agent of change menjadi pioneer yang siap menanggung beban yang terberat sekalipun maka tidak bisa tidak harus kembali pada pola Tarbiyah Rasulullah”

Membentuk iklim khusus untuk meningkatkan dan menjaga kondisi keimanan kader. SIE salah satu jalannya:
a. meningkatkan kepribadian kita]
b. sebagai lingkungan penyeimbang
c. menjaga kebersamaan
d. sebagai laborat untuk melatih diri dalam menjal;ankan islam
e. tawa shoubil haq, bish shobr bil marhamah

Penunjuang dan sarana SIE :
1. pembimbing  berkualitas dan terbentuk kepribadian
2. program (syakhsiyyah)
        a. qowiyyul jism (fisik yang kuat)
        b. matinul khuluq (akhlaq yang kokoh)
        c. mutsaqoful fikr (wawasan yang luas)
        d. qoodiron alal kasbi (kemauan mencari nafkah)
        e. saliimul aqidah (aqidah yang selamat)
        f. shahihul ibadah (ibadah yang benar)
        g. mujahidan linafsihi (kemauan berjuang melawan diri sendiri)
        h. hirsh ala waqtihi (disiplin terhadap waktu)
        i. munazhoman ala syuunihi (rapi terhadap segala urusannya)
        j. naafi`an li ghoirihi (bermanfaat bagi orang lain)

Isi dalam SIE
1. ta`lim
2. Pembentukan (ta`win)
        a. fikriyah (kognitif)
        b. amaliyah (psikomotorik)
        c. ruhiyah (afektif)
Kuunu rabbaniyyina bima kuntum tu`allimunal kitaba wa bima kuntum tadrusun
Jadilah orang rabbani yang memiliki kepribadian menjadi guru dan kepribadian menjadi murid

HM Anis Matta Lc
“Jangan pernah merasa sempurna, karena ketika merasa sempurna berhentilah ia berkembang”

Tahapan bentukan konsep Da`I:
1. Afiliasi berislam secara ilmiah dan emosional sebagai pandangan hidup
2. partisipasi  bagian dari kelompok
3. kontribusi

“seorang muslim harus bisa hidup dalam semua tekanan, karenanya beradaptasilah”

KH Ruslan Effendi
“ Sabar dan sholat penolongmu, curhat sama Allah, insya Allah jalan keluar”

Qs Fushilat :33
“Siapakah yang lebih baik perkatannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal sholeh dan berkata “sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerahkan diri”

Keuntungan menjadi da`I:
1. memperoleh keberkahan hidup
2. tentara Allah, dan Allah adalah big boss
Faktor penguat da`i ialah qidahnya yang mantap

Bekal untuk para aktivis :
1. quwwatu silabillah (kekuatan interaksi kepada Allah)
2. hilangkan penyakit dalam dirinya
3. do`a dan ibadah ditingkatkan
4. menyatukan diri dalam jama`ah

Ahmad Madani Lc
“ jamaah berkembang karena ada pribadi kreatif”

Syarat qiyadah:
1. punya cinta kasih
2. kebebasab berkreatif
3. menduduki jabatan hanya sementara siap resafel

Zufar Bawazier Lc
“ ironis bila Da`inya lemah Iman”

Modal para da`I :
1. sadar bahwa ia akan menjadi bagian dari sejarah generasi selanjutnya
2. tugasnya adalah bekerja, berkarya dan kreatif

Kunci bermasyarakat:
1. pemaaf
2. jiwa besar
3. memberi

Keseimbangan antara tantangan da`wah dengan kesiapan diri pada aktivis da`wah
Macam tarbiyah (Sayyid Quthb)
1. tarbiyah ufuqiyah  ekspansi
2. tarbiyah `ammudiyah  membengaun kader kokoh

Amang Syafruddin
“Futur Penyakit yang harus dilawan”
Faktor solusi dalam futur:
1. wawasan islam yang syumul taushiyah
2. cerdas hati nurani
3. jama`I, Yadullahi ma`al jama`ah (tangan Allah senantiasa menyertai jamaa`ah)

DR Muslih Abdul Karim MA
“Kita butuh pemimpin yang qowwiy dan amin”

Karakter utama pemimpin :
1. Sidq (jujur)
        a. Allah
        b. Diri sendiri
        c. Rakyat
        d. Manusia
2. amanah
3. peduli terhadap ummat

Gambaran pemimpin (Al Qashas 26)
1. mampu
2. amanah

Menumbuhkan kesadaran urgensi amanah
1. hamba Allah, manusia siap emban sebagai khalifah
2. ingat munafiq
3. penghuni syurga firdaus
4. Masyarakat menerima hadirnya orang yang amanah

Menumbuhkan amanah :
1. muroqobatullah, dipantau Allah
2. ibadah dengan baik
3. mengambil pelajaran dari siroh

DR Ahzami Sami`un Jazuli MA
“Yang terpenting, buikanlah Yahudi hancur atau tidah, tetapi yang menghancurkan kita atau buikan ? Kita khawatir tidak memiliki andil dalam berjuang menegakkan ajaran Allah SWT”

JIHAD SOLUSI UTAMA MENEGAKKAN ISLAM
Lughoh  juhdi wa jahdi  atta`ab wal masyaqoh (letih dan berat)
bersungguh-sungguh perang melawan kafir untuk meninggikan kalimat Allah
1. jihad itu diwajibkan untuk kepentingan dan kebaikan umat islam
“tidaklah sebuah kaum yang meninggalkan jihad, kecuali mereka akan hina”
2. dengan jihad keimanan seseorang mendapat legitimasi dari Allah QS Hujurat 15
3. jihad menjaga tempat ibadah
4. adanya kedzaliman
5. mendapatkan syurga Allah