Sabtu, 20 September 2014

Memelihara Perut

Satu lagi nasihat bagi kita sekalian tentang keinginan perut. semoga bermanfaat bagi kita sekalian....

Al Baqarah ( 2 ) : 172
Aktivitas makan dapat mendekatkan pada Allah atau syetan. Keuntungan orang yang tahu akan hakekat makan adalah :
1. terpenuhinya hak tubuhnya menjadi ladang amal
2. melunakkan hawa nafsu
tetapi bagi yang tidak , makan sebagai pemuas nafsu yang menggerogoti kalbu dan menjauhkan diri dari Allah

“ orang yang ingin memiliki hati yang sehat dan menjaga kebeningannya hati-hati dengan hidangan ( 2: 172 )Orang ingin agar makan menjadi alat bertaqarrub kepada Allah “

Fungsi makan : 
1. pemenuhan kebutuhan dzahir : mengenyangkan perut, pulihkan tenaga tubuh, mengecap keni`matan ( walau sepanjang telunjuk karena jika lewat sudah tenggorokan  hilang 
2. amal ibadah/ penghancur ibadah. 
      Untuk menjaga hati kita harus yakin kehalallannya, karena barang Kharm masuk lewat perut 40 hari amal tertolak. Jika mendaging maka haram ia masuk syurga meski berdo`a bersimbah air mata di tempat ijabah sekalipun. Padahal do`a adalah senjata mu`minin.

Perut yang dimasuki barang haram akan :
1. turunnya kualitas keimanan : tak sanggup tahadjut, tidak khusyu` sholat dan do`a tidak terkabul.
2. tumpulnya otak
Jika kita yakin akan kehalalannya kita harus hati-hati  berlebihan, karena akan mengundang akibat yang buruk menggelincirkan anggota tubuh ke lubang ma`siyat spt :
a. sulitnya mata membaca firman-firman Allah
b. tangan enggan menolong sesama, santun dan sedekah
c. mulut enggan berkata hak, kebenaran dan keadilan
d. telinga malas mendengarkan ajakan ke jalan Allah
e. kaki enggan berjalan ke majelis dzikr, membicarakan indahnya hidup dalam pelukan Ilahi, iman dan Islam
f. hati & fikiran lalai berdzikr pada Allah , NAUDZUBILLAH

H.R   Akhmad- tirmidzi
“ tidaklah seseorang mengisi wadah perutnya yang lebih baik dari padanya. Cukuplah bagi manusia beberapa suapan saja untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak mungkin hendaknya 1/3 perutnya makanan, 1/3 minuman dan 1/3 udara “

Dr. Ahmad Farish  Tazkiyatun Nafs
“ bahwa Rosulullah dan para sahabatnya sering menanggung lapar walaupun itu disebabkan tidak adanya makanan yang dapat di makan tetapi Allah memilih dan menjadikannya suatu keadaan untuk rosulnya kecuali yang paling baik dan sempurna “

H.R  Bukhori- Muslim dari Aisyah RA
“  Keluarga Muhammad tidak pernah kenyang makan roti taar tiga malam berturut-turut dalam hidupnya sampai beliau wafat “

Makan yang cukup akan membuat hati bening dan terkjendaki nafsnya
Nafs : perangkat lunak yang diberikan Robb pada manusia, jika ia tunduk pada pemiliknya, maka akan mendekatkan diri pada Robb jika sebaliknya akan dekat dengan jurang  kehancuran/ hina.

Perut akan dekat dengan nafs padahal nafs menjadi penyebab utama kasat dan mengerasnya hati. Nafs juga merypakan pangkalnya semua ma`siyat, kelalaian, tidak terpeliharanya syahwat dan lading bagi tersemainya sifat tamak.

Ibrahim bin Adham ( sufi ) berkata : CAMKAN !
“siapa yang memelihara perut dengan sebaik-baiknya berarti ia telah memelihara agamanya dengan baik, barang siapa mampu mengendalikan rasa laparnya ia akan berakhlak mulia dan tinggi, karena ma`siyat kepada Allah jauh dari orang lapar dan dekat dengan orang kenyang “

WALLAHU  A`LAM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar